jika a dan b adalah akar akar persamaan kuadrat

Persamaankuadrat adalah persamaan dengan pangkat peubah tertingginya dua. Bentuk umum persamaan kuadrat ax 2 + bx + c = 0, a tidak sama dengan 0. Akar persamaan kuadrat ax 2 + bx + c = 0 adalah nilai x yang memenuhi persamaan kuadrat tersebut. Silakan baca: Menentukan Jenis Akar Persamaan Kuadrat Persamaankuadrat dengan variabel x dinyatakan dalam bentuk umum sebagai berikut : $$\mathrm{ax^{2}+bx+c=0}$$ dengan a, b, c bilangan real dan a ≠ 0 Penyelesaian dari suatu persamaan kuadrat disebut akar-akar persamaan kuadrat, yaitu nilai-nilai x yang memenuhi persamaan kuadrat tersebut atau dengan kata lain, nilai-nilai x yang menyebabkan SifatAkar. Jika x 1 dan x 2 adalah akar-akar persamaan kuadrat ax 2 + bx + c = 0 dengan D>0, maka berlaku: Rumus menentukan jumlah dan hasil akar-akar persamaan kuadrat. Jumlah Kuadrat x 1 2 + x 2 2 = (x 1 + x 2) 2 - 2(x 1.x 2) Selisih Kuadrat x 1 2 - x 2 2 = (x 1 + x 2) (x 1 - x 2) Kuadrat Selisih (x 1 - x 2) 2 = (x 1 + x 2) 2 - 4x Jumlahkuadrat akar-akar persamaan kuadrat x2 8x 12 0 adalah. Ditanya : akar-akar persamaan dari . Jawab : Dengan demikian, akar persamaan dari adalah . Video yang berhubungan. Related Posts. Jika percepatan gravitasi 10 m/s2 dan massa jenis air 1 g/cm3 tekanan air pada mulut ikan adalah. Cara Belajar Bentukumum persamaan kuadrat adalah ax 2 + bx + c = 0 dengan a, b, c merupakan bilangan real dan a ≠ 0 Nah, kali ini kebalikannya, nih. Kita akan belajar cara menyusun persamaan kuadrat dari akar-akar yang diketahui. Wah, gimana tuh caranya? Oke, daripada penasaran, yuk simak artikel berikut ini! Ada dua metode untuk menyusun persamaan kuadrat. Un Site De Rencontre Gratuit Sans Inscription. BerandaJika α dan β adalah akar-akar persamaan kuadrat 2 ...PertanyaanJika α dan β adalah akar-akar persamaan kuadrat 2 x 2 + 6 x − 1 = 0 , tentukanlah nilai-nilai d α β ​ + β α ​Jika dan adalah akar-akar persamaan kuadrat , tentukanlah nilai-nilai d DRMahasiswa/Alumni Universitas Muhammadiyah MalangJawabannilai dari adalah .nilai dari  adalah .PembahasanDiketahui dan adalah akar-akar persamaan kuadrat Dengan mengacu pada bentuk umum persamaan kuadrat maka didapatkan Ingat kembali bahwa jumlah akar dan maka Jadi, nilai dari adalah .Diketahui dan adalah akar-akar persamaan kuadrat Dengan mengacu pada bentuk umum persamaan kuadrat maka didapatkan Ingat kembali bahwa jumlah akar dan maka Jadi, nilai dari adalah . Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!310Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!©2023 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia PertanyaanJika a dan b adalah akar-akar persamaan kuadrat x 2 + x − 3 = 0 , maka nilai 2 a 2 + b 2 + a adalah....Jika a dan b adalah akar-akar persamaan kuadrat , maka nilai adalah....MMMahasiswa/Alumni Institut Pertanian BogorPembahasana merupakan akar-akar persamaan, maka Supaya kita mendapatkan nilai maka persamaan tersebut kita kalikan ,sehingga menjadi B juga merupakan akar-akar persamaan, maka Sehinggaa merupakan akar-akar persamaan, maka Supaya kita mendapatkan nilai maka persamaan tersebut kita kalikan , sehingga menjadi B juga merupakan akar-akar persamaan, maka Sehingga Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!5rb+Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!ACAzika Camelia Rachamyuniar Pembahasan lengkap banget Mudah dimengerti Ini yang aku cari! Bantu banget Makasih ❤️NRNera RahmiJawaban tidak sesuai Foto Hai Quipperian, bagaimana kabarnya? Semoga selalu sehat dan tetap semangat belajar, ya! Meskipun di rumah saja, jangan sia-siakan waktumu dengan hal-hal yang kurang bermanfaat. Tetaplah belajar, belajar, dan belajar. Jika kamu butuh teman untuk belajar, Quipper Blog siap menemanimu. Siapa yang hobi menonton sepak bola? Saat menonton sepak bola, tentu kamu pernah melihat sang pemain menendang bola dengan sudut tertentu sampai bola bisa membentuk lintasan parabola. Bagi seorang ilmuwan, lintasan bola yang berbentuk parabola tidak hanya sekadar lintasan biasa. Banyak besaran yang bisa ditentukan dari bentuk lintasan bola tersebut, contohnya sudut tendangan, kecepatan bola di titik tertinggi, dan lain-lain. Besaran itu semua bisa ditentukan melalui suatu fungsi yang disebut fungsi kuadrat. Nah, persamaannya disebut persamaan kuadrat. Ingin tahu bagaimana bentuk persamaan kuadrat? Check this out! Pengertian Persamaan Kuadrat Foto Persamaan kuadrat adalah persamaan yang variabelnya memiliki pangkat tertinggi sama dengan dua 2. Adapun bentuk umum persamaan kuadrat adalah sebagai berikut. ax2 + bx + c = 0 Keterangan a, b = koefisien a ≠ 0; x = variabel; dan c = konstanta. Jenis-Jenis Persamaan Kuadrat Foto Secara umum, persamaan kuadrat dibagi menjadi empat, yaitu sebagai berikut. 1. Persamaan Kuadrat Biasa Persamaan kuadrat biasa adalah persamaan kuadrat yang nilai a = 1. Berikut ini contohnya. x2 + 3x + 2 = 0 2. Persamaan Kuadrat Murni Persamaan kuadrat murni adalah persamaan kuadrat yang nilai b = 0. Berikut ini contohnya. x2 + 2 = 0 3. Persamaan Kuadrat Tak Lengkap Persamaan kuadrat tak lengkap adalah persamaan kuadrat yang nilai c = 0. Berikut ini contohnya. x2 + 3x = 0 4. Persamaan Kuadrat Rasional Persamaan kuadrat rasional adalah persamaan kuadrat yang nilai koefisien dan konstantanya berupa bilangan rasional. Berikut ini contohnya. 4x2 + 3x + 2 = 0 Cara Menentukan Akar Persamaan Kuadrat Foto Akar persamaan kuadrat merupakan salah satu faktor penting yang harus bisa kamu tentukan dalam penyelesaian persamaan kuadrat. Ada beberapa cara yang bisa kamu gunakan untuk mencari akar pada persamaan kuadrat, yaitu sebagai berikut. 1. Faktorisasi Faktorisasi adalah penjumlahan suku aljabar menjadi bentuk perkalian faktornya. Jika kamu melakukan faktorisasi persamaan kuadrat, artinya kamu membuat perkalian dua buah persamaan linear. ax2 + bx + c = 0 b = hasil penjumlahan antara suku ke-1 dan ke-2 c = hasil perkalian antara suku ke-1 dan ke-2 Perhatikan contoh berikut. Bentuk persamaan kuadrat x2 + 5x + 6 = 0 Bentuk faktorisasi x + 3 x + 2 = 0 Akar x = -3 atau x = -2 Bentuk persamaan kuadrat x2 – 9 = 0 Bentuk faktorisasi x – 3x + 3 = 0 Akar x = 3 atau x = -3 2. Melengkapkan Kuadrat Sempurna Bentuk ax2 + bx + c = 0 bisa kamu jabarkan menjadi seperti berikut. x + p2 = q Perhatikan contoh berikut. Bentuk persamaan kuadrat x2 + 5x + 6 = 0 x2 + 8x + 6 = 0 x2 + 8x = -6 x2 + 8x +16 = -6 +16 x + 42 = 10 x + 4 = ± √10 x = √10 – 4 atau x = -√10 – 4 3. Menggunakan Rumus abc Adapun persamaan rumus abc adalah sebagai berikut. Perhatikan contoh berikut. Tentukan akar persamaan x2 – 4x – 5 = 0! Diketahui a = 1, b = -4, dan c = -5 Substitusikan nilai a, b, dan c ke persamaan abc. Jadi, akar persamaan x2 – 4x – 5 = 0 adalah x = 5 atau x = -1. Jenis-Jenis Akar Persamaan Kuadrat Foto Sebelum membahas tentang jenis akar persamaan kuadrat, kamu akan dikenalkan terlebih dahulu dengan istilah diskriminan. Apa itu diskriminan? Diskriminan atau biasa dilambangkan D adalah hubungan antarkoefisien yang menentukan besar dan jenis akar persamaan kuadrat. Pada pembahasan sebelumnya, kamu sudah mengenal rumus abc, yaitu sebagai berikut. Dari persamaan di atas, besaran yang dimaksud diskriminan adalah b2 – 4ac. Dengan demikian, persamaan rumus abc menjadi seperti berikut. Nah, jenis akar persamaan kuadrat ternyata bergantung pada nilai dari determinannya D. Berikut ini penjelasannya. Jika nilai D > 0, maka suatu persamaan kuadrat akan memiliki dua akar real yang tidak sama besar x1 ≠ x2. Jika nilai D = 0, maka suatu persamaan kuadrat akan memiliki dua akar real dan kembar. Jika nilai D < 0, maka suatu persamaan kuadrat tidak memiliki akar real akarnya imajiner. Jika persamaan kuadrat ditulis dalam bentuk grafik, akan muncul grafik parabola seperti bentuk lintasan bola yang ditendang dengan kemiringan tertentu. Agar pemahamanmu semakin cling-cling, yuk simak contoh soal berikut. Contoh Soal 1 Berapakah akar persamaan kuadrat dari x2 + 9x + 18 = 0? Pembahasan Ingat bahwa konstanta 18 bisa dibentuk oleh hasil perkalian antara 6 dan 3. Hal itu karena penjumlahan antara 6 dan 3 menghasilkan 9 nilai b. Dengan demikian, berlaku x2 + 9x + 18 = 0 x + 6x + 3 = 0 x = -6 atau x = -3 Jadi, akar persamaan kuadrat x2 + 9x + 18 = 0 adalah -6 atau -3. Contoh Soal 2 Tentukan jenis akar persamaan kuadrat x2 + 16x + 64 = 0! Pembahasan Ingat, untuk menentukan jenis akar, kamu harus mencari nilai determinannya. x2 – 64 = 0 a = 1 b = 16 c = 64 D = 162 – 4 . 1 . -64 = 256 – 256 = 0 Oleh karena nilai D = 0, maka persamaan x2 + 16x + 64 = 0 memiliki dua akar yang kembar sama dan real. Contoh Soal 3 Tentukan akar persamaan 2x2 – 8x + 7 = 0 menggunakan rumus abc! Pembahasan Diketahui a = 2, b = -8, dan c = 7 Substitusikan nilai a, b, dan c ke persamaan abc. Jadi, akar persamaan 2x2 – 8x + 7 = 0 adalah 4,5 atau -1,5. Bagaimana Quipperian, mudah bukan? Semoga materi ini bisa bermanfaat buat kamu semua, ya. Tetap semangat belajar dan selalu jaga kesehatan serta kebersihan. Jika kamu bosan belajar sendirian, jadikan Quipper Video sebagai mitra yang menyenangkan. Di sana, kamu akan diajar oleh para tutor andal lewat video, rangkuman, dan latihan soal. Salam Quipper! [spoiler title=SUMBER] Penulis Eka Viandari BerandaJika a dan b akar-akar persamaan kuadrat x 2 − a...PertanyaanJika dan akar-akar persamaan kuadrat dan maka ...FFF. Freelancer9Master TeacherPembahasanIngat konsep jumlah dan hasil kali akar dari Diketahui maka diperoleh . sehingga jika dan akar-akar persamaan kuadrat maka Karena sehingga diperoleh Karena maka Jadi .Ingat konsep jumlah dan hasil kali akar dari Diketahui maka diperoleh . sehingga jika dan akar-akar persamaan kuadrat maka Karena sehingga diperoleh Karena maka Jadi . Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!3rb+Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!©2023 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia ABSTRAK Mencari akar-akar persamaan kuadrat ax 2 +bx+c = 0 dapat dilakukan dengan beberapa metode, diantaranya adalah pemfaktoran, kuadrat sempurna, rumus kuadrat. Konsep pemfaktoran dengan menentukan faktor dari perkalian a dan c pada persamaan ax 2  bx  c kemudian mencari jumlah dari faktor a dan c yang sama dengan nilai b pada persamaan kuadrat. Ada metode lain untuk menyelesaikan akar-akar persamaan kuadrat yaitu metode transformasi dan metode silang. Kata Kunci Akar-akar persamaan kuadrat, pemfaktoran, persamaan kuadrat ABSTRACT Finding the roots of the quadratic equation ax2 + bx + c = 0 can be done by several methods, including factorizing, completed quadrate, quadrate formula. Factorization concept it is done by determining the factor from the multiplication of a and c in equation ax2 bx  c then, find the summation of a and c equal with b in the quadrate equation. There are other methods to solve the roots of quadratic equations, namely the transformation method and the cross method. Keywords Equation of quadrate-root, factorization, and quadrate equation. PENDAHULUAN Banyak permasalahan dalam kehidupan yang pemecahannya terkait dengan konsep dan aturan-aturan dalam matematika. Secara khusus keterkaitan konsep dan prinsip-prinsip persamaan kuadrat, sering kita temukan dalam permasalahan kehidupan nyata yang menyatu/bersumber dari fakta dan lingkungan budaya kita. Konsep persamaan kuadrat dapat dibangun/ditemukan di dalam pemecahan permasalahan yang kita hadapi. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah studi literatur. Menurut Danial dan Warsiah, Studi Literatur adalah merupakan penelitian yang dilakukan oleh peneliti dengan mengumpulkan sejumlah buku buku, majalah yang berkaitan dengan masalah dan tujuan penelitian. Dalam penelitian ini menggunakan teorema-teorema yang berlaku pada konsep persamaan kuadrat. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free METODE UNTUK MENENTUKAN AKAR-AKAR PERSAMAAN KUADRAT Nabilla Shafira Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Negeri Medan Email ABSTRAK Mencari akar-akar persamaan kuadrat ax2+bx+c = 0 dapat dilakukan dengan beberapa metode, diantaranya adalah pemfaktoran, kuadrat sempurna, rumus kuadrat. Konsep pemfaktoran dengan menentukan faktor dari perkalian a dan c pada persamaan ax2  bx  c kemudian mencari jumlah dari faktor a dan c yang sama dengan nilai b pada persamaan kuadrat. Ada metode lain untuk menyelesaikan akar-akar persamaan kuadrat yaitu metode transformasi dan metode silang. Kata Kunci Akar-akar persamaan kuadrat, pemfaktoran, persamaan kuadrat ABSTRACT Finding the roots of the quadratic equation ax2 + bx + c = 0 can be done by several methods, including factorizing, completed quadrate, quadrate formula. Factorization concept it is done by determining the factor from the multiplication of a and c in equation ax2 bx  c then, find the summation of a and c equal with b in the quadrate equation. There are other methods to solve the roots of quadratic equations, namely the transformation method and the cross method. Keywords Equation of quadrate-root, factorization, and quadrate equation. PENDAHULUAN Banyak permasalahan dalam kehidupan yang pemecahannya terkait dengan konsep dan aturan-aturan dalam matematika. Secara khusus keterkaitan konsep dan prinsip-prinsip persamaan kuadrat, sering kita temukan dalam permasalahan kehidupan nyata yang menyatu/bersumber dari fakta dan lingkungan budaya kita. Konsep persamaan kuadrat dapat dibangun/ditemukan di dalam pemecahan permasalahan yang kita hadapi. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah studi literatur. Menurut Danial dan Warsiah, Studi Literatur adalah merupakan penelitian yang dilakukan oleh peneliti dengan mengumpulkan sejumlah buku buku, majalah yang berkaitan dengan masalah dan tujuan penelitian. Dalam penelitian ini menggunakan teorema-teorema yang berlaku pada konsep persamaan kuadrat. HASIL DAN PEMBAHASAN Persamaan kuadrat dalam x adalah suatu persamaan berbentuk ax2 + bx + c = 0, dengan a, b, dan c bilangan real dan a ≠ 0. Nilai x yang memenuhi persamaan ax2 + bx + c = 0 disebut akar-akar persamaan kuadrat. Berkaitan dengan nilai-nilai dari a, b, c dikenal beberapa nama persamaan kuadrat, diantaranya adalah a. Jika a = 1, maka persamaan menjadi x2 + bx + c = 0 dan persaman seperti ini disebut persamaan kuadrat biasa. b. Jika b = 0, maka persamaan menjadi ax2 + c = 0 dan persamaan seperti ini disebut persamaan kuadrat sempurna. c. Jika c = 0, maka persamaan menjadi ax2 + bx = 0 dan persamaan seperti ini disebut persamaan kuadrat tak-lengkap. d. Jika a,b, dan c bilangan-bilangan real, maka ax2 + bx + c = 0 disebut peramaan kuadrat real. e. Jikaa a,b, dan c bilangan-bilangan rasional, maka ax2 + bx + c = 0 disebut persamaan kuadrat rasional. Ciri-ciri persamaan kuadrat yaitu Sebuah persamaan, pangkat tertinggi variabelnya adalah 2 dan pangkat terendah adalah 0, koefisien variabelnya adalah bilangan real, koefisien variabel berpangkat 2 tidak sama dengan nol, koefisien variabel berpangkat 1 dan 0 dapat bernilai 0. Ada beberapa cara aturan menentukan akar-akar penyelesaian persamaan kuadrat. Aturan tersebut antara lain, cara memfaktorkan, melengkapkan kuadrat sempurna, dan rumus kuadrat. Ketiga aturan ini memiliki kelebihan dan kelemahan terkait dengan efisiensi waktu yang digunakan untuk menentukan akar-akar sebuah persamaan kuadrat. Semua persamaan kuadrat memiliki dua jawaban atau dua akar. Akar-akar itu bisa berupa salah satu dari tiga kemungkinan berikut, yaitu 1. Bilangan riil dan berbeda satu sama lain. Contohnya ialah persamaan kuadrat      memiliki akar x =2 dan x = 5. Di sini, akarnya ada dua, dan nilainya berbeda satu sama lain. 2. Bilangan riil dan keduanya sama nilainya. Contohnya ialah persamaan kuadrat       memiliki dua akar yang sama yaitu x = 3. 3. Bilangan imajiner kompleks. Contohnya ialah persamaan kuadrat + 9 = 0 memiliki akar-akar imajiner x =  atau x =  Penyelesaian akar-akar persamaan kuadrat salah satunya dikemukakan oleh William A. Donnel [1], memaparkan bahwa persamaan kuadrat dengan koefisien bulat dapat difaktorkan terhadap bilangan bulat, diskriminannya sama dengan kuadrat sempurna. Koefisien b pada persamaan kuadrat dapat dibagi menjadi jumlah dari dua bilangan bulat yang hasilkalinya sama dengan hasil kali bilangan pada koefisien a dengan konstanta. Dengan menentukan dua bilangan yang memiliki nilai penjumlahan sama dengan nilai b, kemudian menyederhanakan bentuk persamaan kuadrat berdasarkan dari nilai dua bilangan yang diperoleh maka akar-akar persamaan kuadrat dapat ditentukan. Apabila dalam menentukan akar-akar persamaan kuadrat tidak bisa dilakukan dengan pemfaktoran, maka dapat menggunakan rumus ABC x1,2 =    . Rumus ABC ini ternyata adalah bangun umum untuk akar sesuatu persamaan kuadrat. Namun, ada alternatif lain yang dapat digunakan untuk mencari akar-akar persamaan kuadrat. Oleh sebab itu, pada artikel ini akan dibahas mengenai alternatif dalam menentukan akar-akar persamaan kuadrat. A. Memfaktorkan Untuk menyelesaikan persamaan kuadrat dengan cara memfaktorkan, perlu diperhatikan hal-hal berikut i Persamaan dinyatakan dalam bentuk baku sehingga salah satu ruasnya adalah nol, yaitu      atau      ii Kemudian bentuk    difaktorkan , dengan menggunakan sifat; jika pq = 0, maka p = 0 dan q = 0, sehingga langkah penyelesaiannya seperti berikut 1.             Dengan p+q = b dan = c 2.        =0 Dengan p+q = b dan = c B. Melengkapkan kuadrat sempurna Untuk menyelesaikan persamaan kuadrat      dengan melengkapkan kuadrat sempurna, ditempuh langkah-langkah berikut ini i Koefisien  yaitu a adalah 1 atau dibuat menjadi 1 ii Persamaan dinyatakan dalam bentuk + mx = n iii Kedua ruas persamaaan ditambah dengan  iv Persamaan dinyatakan dalam bentuk    = q v    q  x + p =  C. Rumus ABC Untuk menyelesaikan persamaan kuadrat dengan rumus, perlu diperhatikan hal-hal berikut i Persamaan harus dinyatakan dalam bentuk baku persamaan kuadrat, yaitu      ii Tentukan nilai a, b, dan c iii Gunakan rumus penyelesaikan persamaan kuadrat berikut ini x1,2 =    Dari rumus di atas tampak bahwa penyelesaian atau akar-akar suatu persamaan kuadrat sangat ditentukan oleh nilai  . Bentuk disebut diskriminan dari persamaan kuadrat      dan dilambangkan dengan huruf D, sehingga D =  . Pemberian nama diskriminan D =   masuk akal, sebab nilai D =   inilah yang membedakan mendiskriminasikan jenis akar-akar suatu persamaan kuadrat. Dari rumus ABC diatas, diperoleh hubungan  Penjumlahan akar-akarnya   = -  Perkalian akar-akarnya  =   Selisih akar-akarnya   =  Jenis akar-akar persamaan kuadrat  D   akar-akarnya real/nyata  D   akar-akarnya real dan berlainan  D   akar-akarnya real dan kembar  D   akar-akarnya imajiner/tidak real/khayal D. Alternatif Lain Terlebih dahulu menentukan tanda dari akar-akar persamaan kuadrat sebelum menentukan akar-akar persamaan kuadrat. Aturan tanda dari akar-akar persamaan kuadrat adalah sebagai berikut 1. Pada persamaan ax2 + bx + c = 0, jika a dan c memiliki tanda yang berlawanan maka kedua akar memiliki tanda yang berlawanan. 2. Pada persamaan ax2 + bx + c = 0, jika a dan c memiliki tanda yang sama, maka a. Jika a dan b memiliki tanda yang sama maka akar-akar persamaan kuadrat merupakan akar-akar yang negatif. b. Jika a dan b memiliki tanda yang berlawanan, maka akar-akar persamaan kuadrat merupakan akar-akar yang positif. Setelah menentukan aturan tanda, maka persamaan kuadrat dapat diselesaikan.. Berikut metode lain dalam menyelesaikan akar-akar persamaan kuadrat. 1. Metode Transformasi Metode transformasi merupakan metode yang dilakukan dengan menyederhanakan bentuk ax2 + bx + c = 0 menjadi persamaan baru dengan a = 1 dan c dikalikan dengan a, sehingga diperoleh persamaan   . Persamaan asli dan persamaan baru merupakan dua persamaan yang berbeda yang memiliki nilai akar-akar yang berbeda, namun keduanya dapat berhubungan melalui suatu variabel. Misalkan y = ax maka x = . Lalu mensubstitusikan nilai x ke dalam persamaan asli maka akan diperoleh nilai akar-akar persamaan kuadrat , . Sebagai contoh akan dicari akar-akar dari persamaan     , Lalu diubah menjadi persamaan baru sesuai dengan aturan metode transformasi          Dengan a = 1; b = 25; c = 84 Menurut aturan tanda persamaan kuadrat, akar-akarnya bernilai negatif karena a, b, dan c memiliki tanda yang sama. Maka nilai-nilai faktor dari 84 adalah -84,-1, -42,-2, -28,-3, -21,-4, -14,-6, -12,-7. Dari nilai faktor diperoleh 21+ 4 = 25 = b, maka faktornya adalah dan 4. Lalu dimisalkan nilai faktor tersebut  dan  maka selanjutnya dapat ditentukan akar-akar persamaan kuadrat dengan cara  =  =3  =  = 2. Metode Silang Metode Silang merupakan salah satu metode dalam mencari akar-akar persamaan kuadrat yang telah diterapkan di beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Singapura. Penggunaan metode silang dipandang lebih sederhana dan menampilkan visualisasi dibanding penggunaan logika atau penyusunan tabel yang panjang. Diharapkan dengan memberikan visualisasi mengenai pencarian akar persamaan kuadrat siswa dapat mengingat langkah-langkahnya dengan lebih mudah. Pada persamaan kuadrat ax2 + bx + c = 0 dengan a 1, maka dapat menggunakan metode silang untuk menyelesaikannya. Ada enam tahap dalam mencari akar-akar persamaan kuadrat menggunakan metode silang Contoh Tentukan akar-akar persamaan kuadrat      a = 3, b= 14 dan c= 15 1 Menentukan faktor dari  dan 15 Faktor dari  = x  3x Faktor dari 15 = +5  +3 2 Menuliskan faktor- faktor seperti berikut ini 3. Mengalikan secara silang faktor-faktor tersebut dan menuliskan hasilnya di kolom sebelah kanan 4 Menjumlahkan kolom sebelah kanan. apabila hasil penjumlahan tersebut tidak sama dengan b 14x pada persamaan kuadrat      maka kombinasi faktor salah 5 Kesalahan kombinasi yang paling mungkin adalah kombinasi untuk konstanta maka perbaiki 6 Karena kombinasi pada tahap 5 sudah sesuai maka pemfaktoran sudah selesai dan dapat menyusun hasil pemfaktoran          KESIMPULAN DAN SARAN Dari hasil pembahasan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penyelesaian persamaan kuadrat tidak hanya dapat dilakukan dengan tiga cara yang sudah ada sebelumnya yaitu pemfaktoran, melengkapkan kuadrat sempurna dan rumus kuadrat. Dengan metode yang sudah ada dapat dikembangkan metode lainnya untuk menyelesaikan persamaan kuadrat. Metode transformasi dan metode silang termasuk metode lain yang dapat digunakan dalam menyelesaikan persamaan kuadrat. Metode transformasi merupakan metode yang sederhana dengan menggunakan konsep pemfaktoran lalu menentukan faktor-faktor dari koefisien persamaan kuadrat dan menentukan jumlah faktor sama dengan nilai –b maka dapat menentukan akar-akar persamaan kuadratnya. Metode silang juga merupakan metode yang sederhana yang bisa membantu untuk menyelesaikan persoalan persamaan kuadrat. Bagi pembaca yang tertarik dengan penelitian ini, disarankan untuk membahas tentang akar-akar persamaan kuadrat. DAFTAR PUSTAKA [1] Adinawan, M Cholik, Sugijono, Seribu Pena Matematika SLTP Kelas 3, Erlangga, Jakarta, 1999. [2] Adinawan, M Cholik, Sugijono, Seribu Pena Matematika SMP Untuk kelas IX, Erlangga, Jakarta, 2004. [3] Dharmawan, Eko Prasetyo, Pengantar Aljabar, PT Prestasi Pustakarya, Jakarta, 2011. [4] Donnel, WA, Elementary Theory Of factoring Trinomials With Integer Coefficient Over The Integers, International Journal Of Mathematical Education in Science and technology, 2010 1114-1121 [5] Nashiruddin, M, Babat Habis UN Matematika SMA IPA, CV. Andi Offset, Yogyakarta, 2013. [6] Putri, Syamsudhuha, dan Ihda Hasbiyati, Strategi Pengajaran Matematika Untuk Menentukan Akar-Akar Persamaan Kuadrat, Jurnal Matematics Paedagogic, 2018 91-95 [7] Putri, Syamsudhuha, dan Ihda Hasbiyati, Alternatif Menentukan AkarAkar Persamaan Kuadrat Yang Bukan Bilangan Bulat, Jurnal Sains Matematika dan Statistika, 2016 81-86 [8] Saltzherr, dkk, Aljabar dan Teori Berhitung, PT Pradnya Paramita, Jakarta, 2004 [9] Setyaningtyas, Yuliand, Matematika Terupdate SMA IPA, Kompas Ilmu, Jakarta, 2015. [10] Tampomas, Husein, Seribu Pena Matematika Jilid 1 untuk SMA/MA Kelas X, Erlangga, Jakarta, 2007. [11] Tim Penulis, Big Book Matematika SMA, Cmedia, Jakarta, 2015. [12] Tim Penulis, Matematika Kelas X, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, 2014. [13] Wirodikromo, Sartono, Matematika untuk SMA Kelas X, Erlangga, Jakarta, 2002. ResearchGate has not been able to resolve any citations for this A. DonnellAn important component of intermediate and college algebra courses involves teaching students methods to factor a trinomial with integer coefficients over the integers. The aim of this article is to present a theoretical justification of that which is often taught, but really never explained as to why it works. The theory is presented, and a suggestion for an inquiry-based learning project is AdinawanCholikAdinawan, M Cholik, Sugijono, Seribu Pena Matematika SLTP Kelas 3, Erlangga, Jakarta, Pena Matematika SMP Untuk kelas IXM AdinawanCholikSugijonoAdinawan, M Cholik, Sugijono, Seribu Pena Matematika SMP Untuk kelas IX, Erlangga, Jakarta, P PutriSyamsudhuhaIhda DanHasbiyatiPutri, Syamsudhuha, dan Ihda Hasbiyati, Strategi Pengajaran Matematika Untuk Menentukan Akar-Akar Persamaan Kuadrat, Jurnal Matematics Paedagogic, 2018 91-95J P SaltzherrAljabar Dan TeoriBerhitungSaltzherr, dkk, Aljabar dan Teori Berhitung, PT Pradnya Paramita, Jakarta, 2004Seribu Pena Matematika Jilid 1 untuk SMA/MA Kelas XHusein TampomasTampomas, Husein, Seribu Pena Matematika Jilid 1 untuk SMA/MA Kelas X, Erlangga, Jakarta, 2007.

jika a dan b adalah akar akar persamaan kuadrat